oleh

Bupati Terpilih dan Sekda Babel Terkonfirmasi Positif Covid-19

Loading

Babelinfo – BANGKA BELITUNG- Virus Corona tak pandang bulu. Jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 semakin bertambah.

Di Bangka Belitung, pada hari terakhir tahun 2020, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung melaporkan jika telah terkonfirmasi 2337 kasus positif Covid-19.

Sebanyak 575 orang sedang dirawat atau dikarantina, 35 orang meninggal dunia.

Positif Covid-19 dialami sejumlah pejabat dan publik figur di negeri Serumpun Sebalai.

Jumlah publik figur dan pejabat yang terkonfirmasi positif di Bangka Belitung.

Pada tahun 2020, tentu masyarakat masih ingat atas kejadian meninggalnya Ibnu Saleh, Bupati Bangka Tengah, karena terkonfirmasi virus tersebut.

Muhammad Yunus, anggota DPRD Bangka Belitung juga meninggal setelah beberapa hari terkonfirmasi virus tersebut.

Beberapa tokoh publik lainnya, berhasil sembuh.

Anggota DPRD Bangka Belitung, Nico Plamonia Utama, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19, Mikron Antariksa, dinyatakan positif Covid-19.

Mereka melaluinya dan berhasil melawan virus tersebut.

Yang terbaru adalah Sekda Bangka Barat, Muhammad Soleh yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Di Tahun 2021, dua publik figur kembali dikabarkan positif Covid-19.

Riza Herdavid, Wakil Bupati Bangka Tengah yang baru saja ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Bangka Selatan, dikabarkan positif Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi menyatakan RH (37) dan HM (24) diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 kendatipun tidak mengalami riwayat perjalanan.

“Keduanya melakukan Swab Test pada Rabu, (30/12/2020) dan ternyata hasilnya positif dan sekarang ini telah menjalani masa karantina,” ujar Supriyadi.

RH (37) lanjut Supriyadi melakukan masa karantina secara mandiri sedangkan HM (24) menjalani masa karantina di Mes 7 PT Timah di Pangkalpinang.

Supriyadi menambahkan secara keseluruhan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan mencapai 41 kasus dengan total 13 orang yang dalam masa karantina, 1 orang meninggal dunia dan sebanyak 27 orang yang negatif. 

Yendri Sempat Berburu Durian

Selain Riza Herdavid, pedangdut Yendri juga dikabarkan positif Covid-19.

“Mulai karantina di sini, di daerah kantor gubernur, baru dua hari. Nyaman di sini, fasilitas lengkap, makanannya sehat, vitamin teratur dan perawat baik serta sopan,” ujar Yendri, Kamis (31/12/2020).

Pria asal Petaling ini sangat mengapersiasi pelayanan di Wisma Karantina, diakuinya tiga kali sekali dilakukan pemeriksaan tensi darah.

“Alhamdulillah, penciuman ku sudah mulai ada, jadi sudah mulai normal dan sembuh karena orang yang kena di sini itu, orang tanpa gejala yang tidak parah. Terimakasih buat pemerintah yang telah memberikan fasilitas,” kata Yendri.

Sebelum terkonfirmasi Covid-19, Yendri mengaku memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta, kemudian mengunjungi beberapa tempat di Pulau Bangka.

Hingga ia mengalami beberapa gejala seperti meriang, pegal-pegal dan indra penciuman tak berfungsi dengan baik.

Kemudian duda satu anak ini berinisiatif melakuan pemeriksaan test swab PCR di salah satu rumah sakit di Kota Pangkalpinang.

“Walaupun saya sempat konser di Bangka Barat tapi saya yakin terkena covid-19 bukan dari Bangka Barat, karena tuan rumah masih mematuhi protokol kesehatan, kita masih jaga jarak.

Walaupun nyanyi-nyanyi, kita jaga jarak dan menggunakan masker.

Sehabis dari Bangka Barat, Yendri biasa saja, belum sakit dan habis dari situ, Yendri masih jalan-jalan ke daerah Bangka Tengah untuk cari-cari durian, pengen makan durian, mumpung lagi musim. Habis jalan-jalan itu, baru ku merasa meriang dan penciuman ku menghilang,” jelas Yendri.

Gejala Covid-19

Masing-masing orang memiliki respons yang berbeda terhadap COVID-19. Sebagian besar orang yang terpapar virus ini akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

Gejala yang paling umum:
demam
batuk kering
kelelahan

Gejala yang sedikit tidak umum:
rasa tidak nyaman dan nyeri
nyeri tenggorokan
diare
konjungtivitis (mata merah)
sakit kepala
hilangnya indera perasa atau penciuman
ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki

Gejala serius:
kesulitan bernapas atau sesak napas
nyeri dada atau rasa tertekan pada dada
hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak

Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami gejala serius. Selalu hubungi dokter atau fasilitas kesehatan yang ingin Anda tuju sebelum mengunjunginya.

Orang dengan gejala ringan yang dinyatakan sehat harus melakukan perawatan mandiri di rumah.

Rata-rata gejala akan muncul 5–6 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi virus ini, tetapi bisa juga 14 hari setelah terinfeksi.

Seperti Apa Gejala Covid-19

Masing-masing orang memiliki respons yang berbeda terhadap COVID-19.

Sebagian besar orang yang terpapar virus ini akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

Gejala yang paling umum:
demam
batuk kering
kelelahan

Gejala yang sedikit tidak umum:
rasa tidak nyaman dan nyeri
nyeri tenggorokan
diare
konjungtivitis (mata merah)
sakit kepala
hilangnya indera perasa atau penciuman
ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki

Gejala serius:
kesulitan bernapas atau sesak napas
nyeri dada atau rasa tertekan pada dada
hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak

Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami gejala serius. Selalu hubungi dokter atau fasilitas kesehatan yang ingin Anda tuju sebelum mengunjunginya.

Orang dengan gejala ringan yang dinyatakan sehat harus melakukan perawatan mandiri di rumah.

Rata-rata gejala akan muncul 5–6 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi virus ini, tetapi bisa juga 14 hari setelah terinfeksi.

Uploader: Dedy Harianto

Sumber: Bangkapos

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Untuk Anda